Mengenai Saya

magelang-ngayojokarto-batavia, N.K.R.I, Indonesia
THiS adalah simbolisasi nama saya yg "ber"..Taufiq HIdayat Syah ... THiS juga sifatnya konotatif,dalam "boso londo" artinya INI, yg dalam basa jawa saya beranikan diri untuk bilang "IKI LHO AKU"...ato "AING TEA" dalam ranah sunda...hehehe... yachh..sudah seperti itu aja,SIMPLE... rabu(7)+pon(7)=14 ini weton saya yg lahir tgl 15.04.70, shio nya ANJING menggonggong ...,saya lahir dan gede di magelang jawa tengah, kota yg sejuk,kota yg secara imajiner disebut PAKUNING TANAH JOWO (paku yg ditancapkan tepat dipusat/centre pulau jawa) yg menurut cerita jawa kalo paku ini diambil maka pulau jawa akan ter"eliminasi". saya tumbuh dan hidup selalu tidak jauh dengan apa yg namanya SENI...,semua aktifitas saya banyak sekali bersinggungan dengan yg namanya SENI especially seni desain mendesain...yg singkat cerita FINALLY saya bekerja sekarang juga dalam dunia SENI ARSITEKTUR...buat saya kreativitas adalah segala-galanya...FEED YOUR MIND...

Kamis, 21 Agustus 2008

MAKNA sebuah RUMAH


Terkadang kita sering terjebak makna rumah ya yg penting bisa untuk sekedar berteduh,begitu ya kira-kira klo konteksnya faktor finansial yg terbatas.Padahal juga faktor keterbatasan dana itu bukan alat pembenaran sebuah penyimpulan makna.
Saya sering mensosialisasikan kpd klien klien saya bahwa makna rumah itu bukan sekedar bisa berlindung dari panas dan hujan,juga bukan sekedar keindahan/estetika.Tapi yg lebih dalam lagi adalah bagaimana kita bisa nyaman berada di rumah tersebut nantinya.Ketika kita sudah merasa nyaman, secara tidak langsung kita sudah merasakan semuanya indah,nah substansinya sebenarnya sederhana spt itu. Kemudian kenyamanan itu akan terbangun ketika proses perencanaan sebuah rumah itu didialogkan antara keinginan si calon penghuni rumah dengan sang arsitek, pengalaman saya adanya perdebatan2 yg sengit akan cukup konstruktif untuk melahirkan sebuah karya. Meskipun saya dengan background arsitek,tidak serta merta harus sesuai keinginan saya, karena saya perlu banyak sekali masukan dari klien. Begitu juga dengan si klien, meskipun mereka meng"hire" saya dan punya uang ga serta merta juga harus diturutin kemauannya.
Bicara kenyamanan,maka kita akan bicara masalah penataan ruang2 di dalam bangunan itu sendiri, tentunya masing2 rumah akan berbicara lain sesuai dengan masing2 karakter dari penghuni rumah tersebut.penyesuaian karakter dari penghuni tsb yg nantinya akan menjadi output dari sebuah karya arsitektur. Keindahan hanyalah sebuah tempelan (bedak) saja,yg tiap waktu bisa kita rubah2. Tetapi "ruang" adalah "ruang" dimana makna kenyaman rumah akan terbangun dari sini.