...Hari minggu ini ketika saya baca harian KOMPAS,tergelitik saya membaca keluhan seorang ibu yg menulis di redaksi terhormat.Si ibu yg punya rumah di daerah cinere dan berkantor di setiabudi kuningan ini selama 15 tahun menggunakan mobil pribadi utk pulang pergi ke kantor, perjalanan dari rumah hingga tiba di kantor memakan waktu 2,5 jam. Sejak adanya busway koridor VI jurusan ragunan - kuningan si ibu dengan diantar suami dari rumah ke terminal busway ragunan yg kemudian menggunakan transjakarta sampai setiabudi kuningan,waktu yg ditempuh dari rumah hingga sampai kantor adalah 1,5 jam, akhirnya pilihan moda angkutan jatuh ke transjakarta karena lebih irit dan waktu perjalanan lebih cepat, dan si ibu ini adalah salah contoh keberhasilan pemprov DKI membuat "goal" beralihnya pengguna kendaraan pribadi ke busway. Kenikmatan ini dirasakan dari bulan mei 2007 hingga oktober 2007,....setelah itu?...
Bergulirnya proyek2 busway koridor VIII dan seterusnya yg gencar dan menyeluruh ke hampir semua ruas2 jalan2 utama sejak akhir oktober,akhirnya mempunyai impact yg ruuuuaaarrr biasaaa...JAKARTA MACET TOTAL dimana-mana,tak kurang dari pimpinan negeri ini pun akhirnya sampai turun tangan "urun rembug" ttg kemacetan ini. Walhasil,pemprov akan mengevaluasi perencanaan busway dan utk ruas2 busway yg ada akan memperbolehkan mobil2 pribadi masuk ke dalamnya (dgn tujuan utk mengurangi kemacetan)....
Kembali ke cerita si ibu tadi,...dengan masuknya mobil2 pribadi masuk ke jalur busway,perjalanan si ibu dari rumah sampai ke kantor waktu tempuh paling cepat 2,5 jam dengan moda transjakarta...(sama dengan ketika menggunakan mobil pribadi yg notabene nggak harus berdiri selama 2,5 jam)...,menarik memang melihat fenomena tersebut,yg kalau kita simpulkan konsep busway ini hanya mampu bertahan selama 6 bulan.
Tergesa-gesanya proyek ini yg dilaksanakan secara bersama2 harus dibayar mahal. Sebenarnya konsep moda angkutan ini sangat bagus,jika dilaksanakan secara gradual dan mempersiapkan segala macam infrastruktur pendukungnya secara mantap. Feeder2 busway belum jelas, Bus2 yg belum tersedia secara ideal, Pembebasan lahan utk pengganti lajur jalan yg hilang belum terpenuhi, Kantong2 parkir mobil2 pribadi belum ada ..., selama infrastruktur tersebut belum terpenuhi dan proyek busway tetap berjalan maka jangan berharap KENYAMANAN DAN KE"SIMPLE"AN yg diidam2kan masyarakat urban akan terpenuhi,alih-alih terpenuhi...yg ada adalah paranoid utk sekedar keluar rumah.
0 komentar:
Posting Komentar